laporan praktikum uji akrolein



Uji Akrolein
Acrolein Test
Khairatul Jannah
                                        khairatuljannah.bio18@fkip.unsyiah.ac.id

Abstrak
Lipid adalah senyawa organik yang terbentuk dari 3 unsur utama, yaitu unsur karbon (C), unsur hidrogen (H) dan unsur oksigen (O) dan tidak dapat larut dalam air. Praktikum ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan molekul trigliserida dan untuk menguji kualitas lipid. Praktikum ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan bantuan alat-alat laboratorium. Objek yang diamati adalah gliserol, minyak kelapa yang sudah dipakai, minyak malinda yang ditambah dengan KHSO4. Hasil pengamatan yang diperoleh menunjukkan bau tengik dari tiga sampel tersebut yang berarti menandakan sampel tersebut memiliki lemak. Dari ketiga sampel tersebut menunjukkan minyak kelapa yang paling bau tengik karena lebih banyak mengandung asam lemak tak jenuh.
Kata Kunci: Lipid, uji akrolein

Abstract
          Lipids are organic compounds that are formed from 3 main elements, namely carbon (C), hydrogen (H) and oxygen (O) and cannot dissolve in water. This practicum aims todetect the presence of triglyceride molecules and to test the quality of lipids. This practice is carried out using direct experiment methods with using the help of laboratory equipment. The objects observed were glycerol, coconut oil that has been used, Malinda oil added KHSO­­4. The results of the observations obtained showed the rancid smell of the three samples means that the sample has fat. Of there samples, coconut oil smells the most rancid because it countains more unsanturated fatty acids.
Keywords: Lipids, acrolein test






Pendahuluan
            Lemak (lipid) merupakan komponen struktural dari semua sel-sel yang ada dalam tubuh yang dibutuhkan oleh ratusan bahkan ribuan fungsi fisiologis tubuh. Lemak terdiri dari trigliserida, fosfolipid dan sterol yang masing-masing mempunyai fungsi khusus untuk kesehatan manusia (Zainuddin & Yunawati, 2019, p.583).
Akrolein adalah termasuk golongan aldehida tak jenuh yang dapat dijumpai pada berbagai jenis asap yang akan merangsang tenggorokan, seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor dan asap kebakaran hutan serta dari makanan yang terbentuk sewaktu pembakaran materi organik (Ardhany & Lamsiyah, 2018, p.64).
Asam lemak jenuh adalah asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap pada atom karbonnya, biasanya terdapat dalam lemak atau minyak yang berasal dari hewan. Asam lemak jenuh seperti asam laurat, asam miristat, dan asam stearate. Asam lemak tak jenuh yaitu, bila rantai hidrokarbonnya tidak dijenuhi oleh hidrogen dan karena itu mempunyai satu ikatan rangkap atau lebih. Asam lemak tak jenuh mudah rusak apabila terkena panas tetapi sangat bermanfaat bagi kesehatan. Contoh asam lemak tak jenuh adalah linoleat, linolenat, dan arakidonat (Ariani, dkk, 2017, pp.2-3).
Lipid mempunyai peranan yang sangat penting untuk tubuh. Golongan lipid sederhana seperti lemak, selain sebagai sumber energi yang efesien, juga berperan sebagai pelarut yang tidak larut dalam air, serta sebagai sumber asam lemak essensial (Sumardjo, 2009, p.263).
Lipid adalah zat atau senyawa yang bersifat tidak mengantar arus listrik yang baik. Beberapa organ tubuh yang berfungsi sebagai pengantar impuls atau rangsangan selalu dibungkus oleh lipid sebagai isolator. Lipid dikatakan sebagai pelindung baik selular maupun aselular, lipid dikatakan sebagai pelindung organisme (Setyawati & Hartini, 2018, p.15).

Metode/Cara Kerja
Waktu dan Tempat
Praktikum dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi FKIP Universitas Syiah Kuala Banda Aceh pada tanggal 25 Maret 2019.

Target/Subjek/Populasi/Sampel
          Subjek yang melakukan praktikum adalah mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan tahun 2018. Adapun tujuan dari praktikum ini adalah untuk mendeteksi keberadaan molekul trigliserida dan untuk menguji kualitas lipid pada sampel. Sampel yang digunakan pada praktikum ini adalah gliserol, minyak kelapa yang sudah dipakai, minyak malinda.

Prosedur
          Langkah kerja pertama yaitu disediakan peralatan dan bahan, kemudian dimasukkan kedalam masing-masing tabung reaksi sebanyak 1 ml gliserol, minyak kelapa yang sudah dipakai, minyak malinda. Setelah itu ditambahkan 0,5 gram KHSO. Lalu diaduk dan dipanaskan diatas api. Kemudian amati bau akrolein yang terbentuk serta asap putih. Terakhir, dibandingkan bau akrolein dengan bau SO2 yang terbentuk.

Data, Instrumen, dan Teknik Pengumpulan Data
          Data yang diperoleh adalah data kualitatif berupa bau akrolein dan bau SO2 serta asap putih. Praktikum ini menggunakan instrumen tabung reaksi, rak tabung, penjepit tabung,  pipet tetes, gelas beker, bunsen,. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui eksperimen serta melalui penjelasan asisten laboratorium.
Teknik Analsisis Data
          Teknik analasis data yang digunakan adalah dengan metode eksperimen dan menganalisis data yang diperoleh dengan membaca berbagai sumber referensi (buku dan jurnal) yang ada.

Hasil dan Pembahasan
Lemak adalah zat pakan yang merupakan sumber energi dan asam lemak esensial untuk menunjang pertumbuhan. Asam lemak esensial merupakan komponen lemak yang tidak dapat disintesis oleh tubuh, untuk itu harus diberikan dari luar (Suhenda, dkk, 2009, p.202).
Komposisi utama daging adalah asam lemak jenuh yaitu asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap. lemak utama yang disimpan di dalam jaringan adalah trigliserida, dimana 95 % Trigliserida berasal dari ransum dan 5 % dari sintesis tubuh (Setiawati, dkk, 2016, p.2).
Asam lemak adalah asam organik yang terdapat sebagai estertigliserida atau lemak baik yang berasal dari hewan maupun tumbuhan (Siahaan, 2018, p.18).
Akrolein (2-propenal  atau C3H4O atau CH2=CHCHO)) adalah senyawa aldehid tidak jenuh yang paling sederhana. Akrolein adalah senyawa yang sangat beracun, mudah terbakar, dapat menimbulkan air mata. Pada temperatur kamar, akrolein berfase cair dengan volatilitas dan sifat mudah terbakar mirip dengan aceton, tetapi tidak sebagaimana aseton, akrolein sedikit larut dalam air. (Aziz, dkk, 2016, p.7).
Lemak (lipid) merupakan komponen struktural dari semua sel-sel tubuh yang dibutuhkan oleh ratusan bahkan ribuan fungsi fisiologis tubuh. Lemak terdiri dari trigliserida, fosfolipid dan sterol yang masing -masing mempunyai fungsi khusus bagi kesehatan manusia. Asupan lemak berfungsi sebagai sumber pembangun jika sesuai dengan kebutuhan asupan lemak yang di butuhkan tetapi asupan lemak akan menjadi masalah ketika asupan lemak yang masuk berlebih dari asupan lemak yang dibutuhkan (Sarjani, 2017, p.17).
Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan, uji akrolein berfungsi untuk menguji kualitas lipid karena suatu lipid yang memiliki kualitas yang bagus jika larutan tersebut tidak terlalu bau jika direaksikan dengan KHSO.
          Berdasrkan hasil eksperimen yang dilakukan, pada gliserol yang ditambahkan KHSO4 jika dipanaskan dalam waktu 05.15 menit maka akan menghasilkan bau tengik yang tidak terlalu menyengat. Hal ini dikarenakan gliserol tergolong kedalam lemak jenuh yang tidak memiliki ikatan rangkap dan asam lemak, oleh karena itu, KHSO4 dapat mudah larut didalamnya setelah dipanaskan.
           Berdasrkan hasil eksperimen yang dilakukan, pada minyak kelapa yang sudah dipakai kemudian ditambahkan KHSO4 jika dipanaskan dalam waktu 02.40 menit maka akan menghasilkan bau tengik yang amat menyengat. Hal ini dikarenakan minyak kelapa yang sudah dipakai terlalu banyak mengandung ikatan asam lemak tak jenuh. Sehingga KHSO­4 tidak larut didalamnya, dan menimbulkan bau paling tengik, semakin panjang ikatan rangkpnya maka akan semakin bau tengik larutannya.
          Berdasrkan hasil eksperimen yang dilakukan, pada minyak malinda yang ditambahkan KHSO4 jika dipanaskan dalam waktu 5.21 maka akan menghasilkan bau tengik yang menyengat. Hal ini dikarenakan minyak malinda banyak mengandung ikatan asam lemak tak jenuh. Sehingga KHSO­4 tidak larut didalamnya, dan menimbulkan bau paling tengik, semakin panjang ikatan rangkpnya maka akan semakin bau tengik larutannya.


Table 1. Hasil Pengamatan

NO
Larutan
Ditambahkan KHSO4
Kesimpulan
Sebelum
Sesudah
Akrolein
SO2
1
Gliserol
Kurang tengik (+)
Negatif (-)
2
Minyak kelapa yang sudah dipakai
Sangat tengik (+++)
Positif (+)
3
Minyak malinda
Tengik (++)
Positif (+)



Simpulan dan Saran
Simpulan
            Lipid adalah senyawa organik yang terbentuk dari 3 unsur utama, yaitu unsur karbon (C), unsur hidrogen (H) dan unsur oksigen (O) dan tidak dapat larut dalam air. Akrolein adalah termasuk golongan aldehida tak jenuh yang dapat dijumpai pada berbagai jenis asap yang akan merangsang tenggorokan, seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor dan asap kebakaran hutan serta dari makanan yang terbentuk sewaktu pembakaran materi organik. Kemudian dari ketiga larutan yang diuji dapat disimpulkan bahwa kualitas lipid yang bagus terdapat pada gliserol, karena gliserol dapat membentuk sedikit baud an tidak terlalu tengik

Saran
          Pada praktikum ini disarankan untuk  berhati-hati dalam penggunaan bunsen, serta dalam menimbang KHSO4 harus diusahakan tepat.
           
Daftar Pustaka
Ardhany, Syahrida Dian & Lamsiyah. Tingkat Pengetahuan Pedagang Warung Tenda Di Jalan Yos Sudarso Palangkaraya tentang Bahaya Penggunaan Minyak Jelantah Bagi Kesehatan. Jurnal Surya Medika, 3(2): 62-68.
Ariani, Destri, dkk. (2017). Studi Kualitatif dan Kuantitatif  Minyak Goreng yang Digunakan Oleh Penjual Gorengan Di Kota Sumbawa . Jurnal Tambora, 2(3): 1-8.
Aziz, Tamzli, dkk. (2016). Penurunan Kadar FFA dan Warna Minyak Jelantah Menggunakan Adsorben dari Biji Kurma dan Kulit Salak. Jurnal Teknik Kimia, 22(1): 5-12.
Sarjani, Tri Mustika .(2017). Pengaruh Asam Lemak Jenuh, Tidak Jenuh dan Asam Lemak Trans Terhadap Kesehatan. Jurnal Nasional Kesehatan Publik, 2(4): 15-24.
Setiawati, T, dkk. (2016). Kadar Lemak Dan Profil Asam Lemak Jenuh, Asam Lemak Tak Jenuh Daging Ayam Broiler Dengan Pemberian Pakan Mengandung Tepung Daun Kayambang (Salvinia molesta). Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 9(2): 1-8.
Setyawati, Vilda Ana verla & Hartini, Eko. (2018). Dasar Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Cv Budi Utama.
Siahaan, Margaretha Rinita. (2018). Penentuan Bilangan Asam dan Asam Lemak Bebas (ALB) dari Minyak Kacang Kedelai. Jurnal Lahan Suboptimal, 5(1): 16-24.
Suhenda, Ningrum, dkk. (2009). Peranan Lemak Pakan Dalam Mendukung Perkembangan Embrio, Derajat Penetasan Telur, dan Sintasan Larva Ikan Baung (Mystus nemurus). Jurnal Ris Akuakultul, 4(2): 201-211.
Sumardjo, Damin. (2009). Pengantar Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran dan Program sastra 1 Fakultas Bioeksakta. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Zainuddin, Asnia & Yunawati, Irma. (2019). Asupan Natrium Dan Lemak Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah  Poasia Kota Kendar. In Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal, 1(1): 581-588.



















Komentar

Postingan populer dari blog ini

laporan praktikum Duduk Daun

laporan bunga majemuk